NAMA : LILI SULISTIA
NIM : RRA1C111020
PRODI : REGULER MANDIRI 2011
DOSEN PENGAMPU : Dr. Syamsurizal. M,si
UTS KIMIA ORGANIK II
Assalmualaikum
Wr.Wb
1 . Asam karboksilat dapat ditransformasi menjadi beberapa
turunan. Buatlah skema reaksi perubahan dari suatu amida menjadi ester
selanjutnya dikonversi menjadi asil halida.
Jawab :
Kita ketahui bahwa amida itu merupakan salah-satu turunan asam
karboksilat. Turunan-turunan asam karboksilat ini memiliki stabilitas dan
reaktifitas yang berbeda tergantung pada gugus terbalik -> berarti bahwa
senyawa yang lebih stabil umumnya kurang reaktif dan sebaliknya.
Nah,
kita semua kan mengetahui bahwa struktur amida itu adalah RCOONH2. Disini saya membuat perubahan dari suatu amida
menjadi ester, dimisalkan saja H3 C- C = O - O – H
( rantai yang berwarna itu adalah adanya kerapatan elektron ).
H – C –
C – C – O – H ( dan H yang berwarna pink ini
didorong oleh alkil karboksilat , maka dia akan mudah terionisasi dan rantai
ikatan pada O dan H akan semakin bertambahnya rantai.
Dalam hidroliis
amida dengan kuat ini akan menghasilkan garam karboksilat, selain itu juga akan
menghasilkan NH3 + H2O.
Apabila
H2O + NH3 dihidrolisis kembali maka akan terbentuk
kembali NaOH. Kita ketahui juga jika H+ terionisasi sedikit maka keasamannya kecil dan
PH nya kecil, begitu pula sebaliknya, jika H+ terionisasi besar maka
keasamannya kuat dan PH nya kecil.
Jika sudah
terbentuk hasil reaksi perubahan dari suatu amida menjadi ester tsb dikonversi
lagi menjadi asil halida.

2. Usulkan bagaimana mensintesis suatu Ester yang beraroma
buah-buahan (seperti isopentil asetat yang beraroma pisang). Jelaskan
reaksi-reaksi kimia yang terlibat dalam pembuatan ester tersebut.
Jawab :
Ester dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa.
Hidrolisis ester itu dapat juga disebut dengan reaksi penyabunan. Hidrolisis
ester tiada lain adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal
dari turunannya.
Pada sintesis ester, asam asetat melepaskan gugus –OH dan alkohol
melepskan gugus H yang dikeluarkan sebagai H2O. Reaksi tersebut adalah reaksi kesetimbangan.
Oleh karena itu, untuk memperoleh hasil yang banyak, dilakukan dengan salah
satu pereaksi berlebih, atau dapat juga dilakukan mengeluarkan ester yang
terbentuk agar kesetimbangan bergeser kearah produk. Untuk memproduksi ester
dalam jumlah banyak, metode tersebut kurang efisien dan tidak praktis sebab
tetapan kesetimbangan untuk reaksi ini relatif kecil. Oleh karena tetapan
kesetimbangan kecil, produk yang dihasilkan pun sedikit. Di industri, ester
disintesis dalam dua tahap. Pertama, asam karboksilat diklorinasi menggunakan
tionil klorida menjadi asil klorida. Selanjutnya, asil klorida direaksikan
dengan alkohol menjadi ester.
Ester (alkil alkanoat ) sering kli digunakan dalam kegiatan
sehari-hari karena mempunyai bau yang khas seperti bunga-bungaan dan
buah-buahan yang digunakan sebagai pembuatan parfum dan pewangi makanan.
Ester yang memiliki 10 atom karbon atau kurang ( yaitu ester dari
asam karboksilat suku rendah dengan alkohol suku rendah ) pada suhu kamar
berupa zat cair yang mudah menguap dan mempunyai aroma yang sedap. Banyak
diantaranya terdapat pada bunga atau buah-buahan, sehingga ini dsebut dengan
ester buah-buahan. Ester yang berbau sedap ini baik yang alami maupun sintesis
digunakan sebagai penyedap atau essen.
Raeksi-reaksi kimia yang terlibat dalam pembuatan ester tersebut
adalah disinikan kita memisalkan dengan pembuatan yang beraromakan pisang,
yaitu isopentil asetat
CH3COOCH2CH2(CH3)2
yang mengandung oktil asetat.
3. jelaaskan pengaruh efek induksi terhadap kekuatan tiga jenis
asam karboksilat yang anda sintesis dari suatu amida
Jawab :
Efek induksi itu bisa dikatakan dengan ikatan kovalen yaitu
pemakaian elektron bersama, dan distribusi elektron itu sangat ditentukan oleh
ikatan kerapatan elektron. Efek induksi bekerja melalui ruang dan ikatan sigma.
Makin jauh letak gugus atau atom yang memiliki efek induksi, maka makin kecil
pengaruhnya terhadap polarisasi ikatan.
yang dapat saya tarik darri pengaruh efek induksi terhadap
kekuatan tiga jenis asam karboksilat yang saya sintesis dari suatu amida adalah
H+.
Sebelumnya Maaf pak, yang saya jawab mungkin semampu pemikiran dan
kemampuan saya. Saya mohon maaf apabila jawaban dari postingan saya ini
terdapat yang kesalahan.
4. usulkan amida yang
anda gunakan pada soal no.3 dapat dibiodegradasi oleh suatu mikroorganisme,
bagaimana hasil penguraiannya ?
Jawab :
Secara mum biodegradasi atau penguraian bahan senyawa organik oleh
mikroorganisme dapat terjadi bila terjadi transformasi struktur sehingga
terjadi perubahan integritas molekuer. Proses ini berupa rangkaian reaksi kimia
enzimatik atau biokimia yang mutlak
memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai dngan pertumbuhan dan
perkembangbiakan mikroorganisme. Senyawa hidrokarbon dalam mnyak bumi merupakan
sumber karbon bagi pertumbuhan mikroorganisme, sehingga senyawa tersebut dapat
didegradasi dengan baik.
Sebelumnya Maaf pak, yang saya jawab mungkin semampu pemikiran dan
kemampuan saya. Saya mohon maaf apabila jawaban dari postingan saya ini
terdapat yang kesalahan.
Wassalamualaikum wr. wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar