Selasa, 12 Maret 2013

AMIDA DAN ASIL KLORIDA


Assalamualaikum. Wb.Wb
Salam sejahtera bagi kita semua, khususnya teman-teman yang sedang belajar kimia organik II di universitas jambi..

Baiklah, pertemuan kali ini kita membahas mengenai Acyl Klorida dan Amida..
Nah, sekarang mari kita baca terlebih dahulu materinya.





AMIDA
·       Pengertian

Amida merupakan salah satu turunan asam karboksilat. Turunan-turunan asam karboksilat memiliki stabillitas dan reaktifitas yang berbeda tergantung pada gugus terbalik, yang berarti bahwa senyawa yang lebih stabil umumnya kurang reaktif dan sebaliknya. Karena asil halida adalah kelompok paling tidak stabil, masuk akal bahwa senyawa ini dapat secara kimia diubah kejenis lain.
Karena amida adalah jenis yang paling stabil, secara logis harus mengikuti bahwa amida tidak dapat dengan mudah berubah menjadi jenis molekul lain.

Amida adalah suatu jenis senyawa kimia yang dapat memiliki dua pengertian. Jenis pengertian pertama adalah gugus fungsional organik yang memiliki gugus karbonil ( C=O ) yang berikatan dengan suatu atom nitrogen ( N ), atau suatu senyawa yang mengandung gugus fungsional ini. Jenis pengertian kedua adalah suatu bentuk anion nitrogen. Amida dengan kelompok NH2 bisa didehidrasi dengan sebuah nitril.

·       sifat Amida

amida adalah senyawa yang sangat tidak reaktif, karena protein terdiri dari asam amino yang dihubungkan oleh ikatan amida. Amida tidak bereaksi dengan ion halida, ion karboksilat, alkohol, atau air karena dalam setiap kasus, nukleofil yang masuk adalah basa lemah dari gugus pergi amida.


Kepolaran molekul senyawa turunan asam karboksilat yang disebabkan oleh adanya gugus karbonil (-C-), sangat berpengaruh terhadap sifat-sifat fisiknya (titik didih, titik lebur dan kelarutan) diketahui bahwa titik didih halida asam, anhidrida asam karboksilat ester hampir sama dengan titik didih aldehid dan keton yang berat molekulnya sebanding. Perlu diingat bahwa aldehid dan keton adalah senyawa yang juga mengandung gugus karbonil. Khusus untuk senyawa amida, ternyata harga titik didihnya cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh adanya ikatan hidrogen antar molekulnya yang digambarkan sebagai berikut :
R
H C
…O N – H ….O N – H
C H
R

Semua turunan asam karboksilat dapat larut dalam pelarut organik, sedangkan dalam air kelarutannya tergantung pada jumlah atom karbon yang terdapat dalam molekulnya. Sebagai contoh, untuk kelompok senyawa ester yang mengandung 3-5 atom C dapat larut dalam air, tetapi untuk kelompok senyawa amida yang larut dalam air adalah memiliki 5-6 atom C.
Berbagai ester yang volatil mempunyai bau sedap sehingga sering digunakan dalam pembuatan parfum atau bahan penyedap rasa sintetik. Kelompok senyawa klorida asam memiliki bau yang tajam karena mudah terhidrolisis dan mengahasilkan  asam karbokilat dan HCL yang masing-masing memiliki bau khas.


·        Sifat-sifat kimia
Dalam mempelajari sifat- sifat kimia masing- masing kelompok turunan asam karboksilat, terlebih dahulu harus dipahami. Ciri-ciri umum reaksinya seperti yang diuraikan dibawah ini :
Keberadaan gugus karbonil dalam turunan asam karboksilat sangant menentukan kereaktifan dalam reaksinya, walaupun gugus karbonil tersebut tidak mengalami substitusi nukleofilik. Dalam substitsi ini, atom/gugus yang berkaitan dengan gugus asli digantikan oleh gugus lain yang bersifat basa, pola umum reaksi substitusi nukleofilik tersebut dituliskan dengan persamaan reaksi.



Asil klorida

Asil klorida (juga dikenal sebagai asam klorida) memiliki rumus umum RCOCL. Atom klorin sangat mudah diganti dengan substituents lain. Misalnya mudah digantikan oleh sebuah kelompok –NH2 untuk membuat sebuah amida.


Nah, teman-teman.. !!!!
Dari materi diatas dan beberapa sumber yang saya baca ada suatu permasalahan yang timbul yang ingi saya pertanyakan..

v   Mengapa amida itu hanya dapat bereaksi dengan air dan alkohol jika campuran reaksinya dipanaskan dalam suasan asam.
Mengapa tidak pada suasana basa saja ???????


Jangan lupa tinggalin coment kalian ya teman-teman ???!!!!!


Wassalamualaikum Wr.Wb

5 komentar:

  1. Menurut saya,amida itu tidak hanya dapat bereaksi dengan air dan alkohol.tapi amida juga dapat bereaksi dengan amoniak berlebih.akan tetapi,amida dapat direaksikan dengan air dan alcohol jika campuran reaksi tersebut dipanaskan dalam suasana asam.jika campuran tersebut tidak dipanaskan dalam suasana asam dalam setiap kasus, maka yang akan terjadi adalah nukleofil yang masuk adalah basa lemah dari gugus pergi amida (tidak bereaksi)

    BalasHapus
  2. menurut saya, Amida adalah senyawa yang sangat tidak reaktif, karena protein terdiri dari asam amino yang dihubungkan oleh ikatan amida. Amida tidak bereaksi dengan ion halida, ion karboksilat, alkohol, atau air karena dalam setiap kasus, nukleofil yang masuk adalah basa lemah dari gugus pergi amida.
    Amida dapat bereaksi dengan air dan alkohol jika campuran reaksi dipanaskan dalam suasana asam.
    Teori orbital molekul dapat menjelaskan mengapa amida yang tidak reaktif. Amida memiliki kontributor resonansi penting di mana saham nitrogen satu pasangan dengan karbon karbonil, orbital yang berisi pasangan bebas tumpang tindih orbital kosong dari gugus karbonil.
    Keadaan tumpang tindih menurunkan energi-satu pasangan itu bukan basa atau nukleofilik-dan menimbulkan energi dari orbital gugus karbonil, sehingga kurang reaktif terhadap nukleofil. Amida dengan kelompok NH2 bisa didehidrasi dengan sebuah nitril. Reagen dehidrasi umumnya digunakan untuk tujuan ini adalah P2O5, POCl3, dan SOCl3.

    BalasHapus
  3. Menurut saya, amida tidak hanya dapat bereaksi dengan alkohol dan air, melainkan amida juga dapat bereaksi dengan ammonia (NH3). Contohnya Dalam reaksi pembuatan amida dapat melalui beberapa cara :
    1. Reaksi anhidrida dengan ammonia

    2. Reaksi ester dengan ammonia

    3. Reaksi klorida asam dengan ammonia

    4. Pemanasan garam ammonium karboksilat
    Dari reaksi pembuatan amida ini menunjukkan bahwa amida tidak hanya dapat bereaksi dengan alkohol dan air.
    Dan permasalahan selanjutnya mengapa tidak dalam suasana basa saja. Menurut saya, berlangsungnya suatu reaksi baik dalam suasana asam maupun suasana basa yang dibutuhkan ialah dalam reaksinya adanya panas dan katalis asam atau basa.
    Demikian lah menurut saya saudari lili, semoga dapat bermanfaat dan membantu. Terima kasih.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. terimakasi atas jawaban kalian ya temannn.... !!!
    sangat membantu...

    BalasHapus